Budaya  

Sekum IPSI Jabar, H. Yusuf Munawar Apresiasi dan Soroti Pembangunan Gedung Pencak Silat di Jatinangor

Sekum IPSI Jabar, H. Yusuf Munawar, MM saat konferensi pers Selekda BK PON Pencak Silat. (06/02/2023). Foto istimewa.

SILAT JABAR – Sekretaris Umum Pengprov IPSI Jawa Barat, Ir. H.Yusuf Munawar, M.M,. mengapresiasi Groundbreaking dibangunnya Gedung Pusat Pencak Silat di Sukasari, Jatinangor Kabupaten Sumedang.  Senin (10/04/2023).

“Alhamdulillah, kita ucapkan puji syukur kepada Allah, SWT atas ijin dan karunia Nya rencana pembangunan gedung pusat pencak silat dapat terwujud,” tutur H. Yusuf pada SILATJABAR.COM, Sabtu (8/02/2020).

Tentunya ini adalah harapan besar masyarakat Jawa Barat, dimana di Sumedang akan dibangun Gedung Pencak Silat Kelas Dunia, kata dia.

“Sebenarnya ini adalah rencana besar IPSI Jabar yang di rekomendasikan oleh Gubernur Jawa Barat. Pengprov IPSI Jabar mengusulkan dan disetujui oleh Gubernur Ridwan Kamil, jadi jelas ada proses dan mekanismenya, tidak ujuk-ujuk ada gitu,” ujar H.Yusuf Munawar yang juga sebagai Sekjen PDK Kosgoro 57 Jawa Barat.

Perlu diketahui, Progres Kampung Pencak Silat (waktu di usulkan), sebelum dirubah menjadi Gedung Pusat Pencak Silat saat ini. Dalam waktu hampir 2 tahun lebih, IPSI Jabar terus konsisten mendorong terealisasinya Kampung Pencak Silat.

“Saat itu kita audiensi terbatas dengan Gubernur di Pakuan (Jumat, 17/11/2020) karena masih pandemi Covid-19. Kita panggil arsitektur untuk paparan ekspose di depan Gubernur  Ridwan Kamil dan OPD terkait di lingkungan Pemprov Jabar, dan Alhamdulillah, RK merenspon dan siap mewujudkannya,” beber Sekum IPSI Jawa Barat.

Jadi sekali lagi, tidak bisa dipungkiri bahwa adanya gedung Pencak Silat di Sukasari Jatinanggor ada andil besar Pengprov IPSI Jabar di dalamnya.

Untuk itu, dirinya sependapat apa telah disampaikan oleh Ketum IPSI Jabar, bahwa ada pepatah ada asap dapat dipastikan ada Api, ada Kampung Pencak Silat karena ada inisiasi IPSI, tutup Sekum IPSI Jabar, H. Yusuf Munawar, M.M,. (Red).*

Baca Juga :  Kosgoro 1957 Sumedang Resmi Dilantik, Aria Girinaya: "Harus di Bentuk Sampai Tingkat Desa"