Lancarkan Program Diet Dengan Segudang Manfaat Jus Jeruk, Baca Selengkapnya Disini!

ilustrasi jus jeruk (pixabay)

SILAT JABAR- Untuk Anda yang kini tengah menjalankan program diet bisa menambahkan jus jeruk dalam setiap menu minuman harian Anda.

Sebab jus jeruk dipercaya bisa membantu Anda untuk menurunkan berat badan, terlebih Anda saat ini sedang melakukan program diet.

Anda bisa meminum jus jeruk ini setelah atau sebelum olahraga dimulai, serta untuk hasil maksimal di imbangi dengan cemilan buah sehat.

Baca Juga: Pada Acara KLB, Budi Azhar Kembali Terpilih Sebagai Ketua Askab PSSI Kabupaten Sukabumi

Dirangkum silatjabar.com dari berbagai sumber pada Sabtu, 18 Februari 2023, berikut ini manfaat lain dari jus jeruk.

1. Mengatur tekanan darah tinggi

Buah jeruk tidak memiliki kandungan mineral natrium, sehingga menjaga skala mineral tersebut agar tetap stabil pada tubuh.

Baca Juga: Kentutlah Selagi Masih Bisa! Inilah Penyakit Yang Bisa Ditimbulkan Jika Sering Menahan Kentut

Mengendalikan asupan natrium sangat penting guna menurunkan resiko dari penyakit tekanan darah tinggi.

Tidak hanya itu, mengkonsumsi buah jeruk pun membantu meningkatkan kalium.

Dengan mencukupi kebutuhan kalium di dalam tubuh sama pentingnya seperti mengurangi natrium, guna menjaga tekanan darah supaya tetap stabil.

2. Mengurangi resiko diabetes

Manfaat dari buah jeruk yang lainnya yaitu bisa mengatasi diabetes.

Di dalam satu buah jeruk sama seperti 131 gram memberikan serat pangan sekitar 3,14 gram. Jumlah tersebut hampir mencukupi 10% asupan serat harian untuk orang dewasa.

Berbagai riset menemukan, mengkonsumsi serat yang cukup bisa membantu meredakan resiko diabetes.

Tidak hanya itu, tubuh pun mencerna serat dengan sangat lambat daripada ketika mencerna nutrisi yang lain.

Hal ini bisa membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga berpotensi guna menjaga berat badan.

Baca Juga :  Vaksin Covid-19 Dijual di Kimia Farma Mulai Senin, Segini Harga Per Dosisnya

Mengendalikan berat badan pun dihubungkan dengan penurunan faktor resiko diabetes.